Latest Posts
Bismillah.


gar.nis
n penghias hidangan: ia mencoba menambah -- pada setiap hidangan yang disuguhkannya untuk memikat konsumen.

Demikianlah pengertian garnis (garnish dalam bahasa Inggris) menurut KBBI, dan bermakna sama juga dalam kamus Oxford. Adapun plating, aku tidak menemukan dalam keduanya, tapi kata ini sering digunakan oleh para koki (chef). Plating diambil dari kata 'plate' yang berarti piring. Plating maknanya adalah proses pemindahan masakan dari alat masak (loyang, panci, penggorengan, dll) ke piring. Jadi setelah masakan matang atau sesuai keadaan yang diinginkan, diangkat dan diletakkan di piring kemudian dihiasi atau dipercantik sedemikian rupa.

Beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2012, pesantren putri (banat) mengadakan lomba memasak untuk semua santri per kamar (kamar). Lomba ini diadakan dalam rangka classmeeting setiap tahunnya.
Saat itu aku menjadi bagian dokumentasi, berharapnya sih jadi juri (supaya bisa nyicip, he).
Awalnya aku pikir mereka hanya akan menyiapkan masakan sederhana tanpa hiasan, mengingat saat itu, sehari sebelum lomba, mereka hanya diperbolehkan keluar pesantren saat sore dan itu kan waktu yang sebentar.
Tapi ternyata aku salah, mereka menyajikan berbagai macam masakan dengan tampilan yang eye-catching. Supaya tambah keren, masakannya dikasih nama pake bahasa Inggris seadanya, he. Dan di sini aku akan share ide kreatif garnish dan plating mereka.

1. Fried rice green fresh + ice lemon tea (nasi goreng dengan acar segar dan es teh lemon)


Dengan menggunakan 2 buah piring, yang satu untuk nasi gorengnya, dan satu lagi untuk acar (dalam mangkuk kecil), kerupuk dan alas minuman.
Mereka membuat banyak hiasan dari daun pisang yang dibentuk dengan bantuan stapler untuk sekeliling piring dan mangkuk acar.
Garnish nya sendiri tidak terlalu banyak, nasi gorengnya pakai sosis jadi ada semburat merah-merah. Ada telur goreng, irisan mentimun, bakso, tomat dan cabai merah yang dibentuk seperti bunga. Tidak lupa bawang goreng di atasnya.
Minumannya es teh dengan hiasan potongan lemon.

2. Little turtle and ice jelly orange (kura-kura kecil and es jeruk jelly)


Ini cukup sederhana ya. Nasi kuning dicetak berbentuk kura-kura dengan irisan sosis goreng di atasnya, ada bihun dengan telur goreng berpola waffle, tempe orek serta tomat dan wortel bunga. Minumannya es jeruk dengan jeli. Mereka menggunakan piring dan gelas biasa.

3. Nasi bakar spesial



Nasi dibungkus daun pisang seperti lontong, lalu dibakar. Hiasannya ramai sekali, ada telur gulung, bakso, tomat berbentuk bunga dengan sambal di atasnya, cabai hijau bunga, daun kemangi, kerupuk, mentimun bunga dan bunga sedap malam.
Minumannya hanya sirup melon dan jeruk baby.
Ini yang buat anak-anak SD lho. Masya Allah.

4. Nasi bakar sosis oncom + tea strawberry


Konsepnya sama dengan nasi bakar spesial, namun di sini dibelah dua, dan diletakkan sosis di tengahnya. Hiasannya lebih sulit karena ada tomat yang dibentuk mawar dan cabai bunga juga. Selain itu ada kerupuk dan selada.
Minumannya es teh stroberi dengan hiasan lemon. Masakan ini sempat diganti namanya, he. Awalnya nasi bakar ala kamar 6 enak dan bergizi.


5. Yaman food (masakan yaman)


Terinspirasi dari salah satu anak kamar mereka yang keturunan arab, mereka membuat masakan ini. Bentuknya unik seperti tumpeng, ada hiasan sosis, bakso, timun, tomat, selada, ayam suwir dan cabai merah besar. Ditambah semangkuk sambal yang diwadahi dengan daun pisang. Minumannya es nanas dengan potongan nanas besar yang unik.

6. Roll rice (nasi gulung)


Terinspirasi dari sushi ala Jepang, mereka membuat nasi lonjong digulung dengan rumput laut. Tomat kecil yang dikosongkan dan diisi bakso, selada, sosis, timun jepang dan nugget berbentuk bintang. Minumannya sirup melon dengan jelly berbagai bentuk.


7. Rice tower and jelly sweet (nasi menara dan jeli manis)


Dengan alas piring putih dan daun pisang, di atasnya ada nasi goreng dibentuk seperti tingkat. Hiasannya ada sate sosis dan bakso, selada, mentimun dan tomat, serta cabai merah hijau spiral.
Minumannya es jeli dengan lemon kecil di bibir gelas.



8. Rice tofu ball (nasi tahu bola)


Nasi goreng dengan lauk perkedel tahu berbentuk bulat, tomat bunga dan sambal kecap di mangkuk putih dengan hiasan cabai merah. Minumannya es jeli dengan rumput laut.



9. Special rice and fruit milk (nasi spesial dan susu buah)


Ini juga kreasi anak SD, dan ini favoritku. Bentuknya lucu dan imut.
Sepiring nasi goreng dengan telur rebus berbentuk kelinci! Ada udang dan kerupuk bunga juga. Adapun hiasannya sate bakso sosis di kiri dan kanan, selada, tomat dan mentimun serta sambal. Minumannya es susu dengan potongan buah-buahan.





Demikianlah review mengenai hasil lomba memasak tahun 2012, he.
Semoga bisa menginspirasi.
Wallahualam.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillahirrahmanirrahim..



Rangkaian kata ini, kutulis dengan segenggam asa yang kuharap tak pernah padam.

Untukmu wahai saudari..
Tak ada kata sengaja dalam kisah ini..
Aku datang bersama hidupku, dan kau datang bersama kisahmu..
Tak serupa, namun kita tetap sama..
Begitulah aku dan kamu pada awal kisah, sebelum akhirnya menjadi 'kita'..
Dan hari itupun datang..
Hari dimana kita berbicara tanpa saling kenal..
Seperti yang telah kukatakan, tak ada kata sengaja..
Hari berikutnya, masih tetap sama..
Dalam keadaan yang juga tak sengaja, kita kembali berjumpa..
Hingga pada akhirnya, kita berjumpa dan bahkan berbicara dalam keadaan saling mengenal..
Bukankah itu sebuah anugerah?
Kita bertukar sapa, bercerita, bercanda, bahkan menangis bersama.
Kisah ini, yang kuharapkan tetap sama..
Seperti hari-hari lalu, hingga esok, lusa dan juga nanti..
Kisah ini, yang selalu kujadikan doa, agar dapat menjadi jembatan menuju jannah-Nya..


Aku dan kamu.. kita.. adalah teman.
Kita datang dalam keadaan berbeda..
Lalu merajut kisah, hingga kitapun menjadi sama..
Memang tak ada kata sengaja dalam pertemuan lalu, namun juga tak ada kata menyesal setelahnya.
Pertemanan yang indah..
Yang kita lukis dengan menyertai nama-Nya..
Yang kita iringi dengan ketaatan kepada-Nya..
Kisah ini..
Kisah tanpa sengaja ini..
Yang kuharap dapat tetap kokoh,
Tak terkikis termakan waktu, tak pudar terbatas jarak..
Sampai kapanpun, julukan teman terindah itu akan tetap ada..
Mari kita bergenggaman tangan,
Karena teman indah sepertimu,

Terlalu sayang bila kita lepas genggaman sebelum sampai jannah-Nya.
Bismillahirrahmanirrahim..


MENULIS ADALAH MENASEHATI DIRI SENDIRI                       DIMANA REMAJA PADA ZAMAN INI,   MULAI KEHILANGAN JATI DIRI

Oleh:  Shofia Az-Zahra

Menggoreskan pena bertinta, adalah kegiatan yang telah kuwajibkan untuk diriku sendiri,
Namun sepertinya, bakat itu terpendam tanpa arti
Di palingkan oleh kesibukan lainnya..
Entahlah. Apa awal dari segala kerumitan ini,
Siapa peduli?
Emosi seorang remaja, memang labil.

Aku telah banyak membaca, banyak mempelajari, banyak mendengar dan banyak memahami.
Namun, aku sepenuhnya gagal mengelola alam sadarku,
Untuk patuh pada nilai-nilai kebenaran yang kuyakini.

PENGEJAR CINTA!
Begitu hebatnya gelar itu bila dilekatkan pada diriku.
Tapi, apalah arti cinta terhadap sesama manusia-
Tanpa keridhoan yang Maha Pencipta?
Apalah gunanya cinta,
Bila ia hanya segumpal rasa yang dibalut nafsu dan syahwat belaka?
...

Ya Tuhan..
Aku sempurna tertikam
Oleh ilusiku sendiri.
Pengkhianatan oleh hatiku
Yang sibuk menguntai simpul
Pertanda cinta.

Aku baru sadar,
Bahwa kecerdasan tak hanya berguna untuk lebih mudah memahami nilai-nilai agama,
Kecerdasan bukan hanya untuk menyelami detil-detil ilmu fikih secara lebih mendalam.
Tapi,
Kecerdasan kadang menjebak manusia untuk menemukan berbagai alasan
Demi membenarkan membenarkan perilaku-perilaku buruknya!

KINI,
Aku harus menyibukkan diri,
Membunuh dengan tega setiap kerinduan itu muncul,
Ya Tuhan..  berat sekali melakukannya..
Sungguh berat.
Karena itu berarti,
Aku harus menikam hatiku setiap detik.

"Wahai dunia,
Rayulah selain diriku.
Karena aku telah men-talakmu
Sebanyak tiga kali."



Malam itu, ia bilang, 'menulislah!'
"Tulislah apa adanya. Karena, ide penulisan tak bisa dipaksakan."
Maka kini, aku telah merealisasikannya.

Hanya ingin menulis.
Tidak semua yang kutulis adalah aku.
Dan tidak semua yang kau baca adalah kau.
Terkadang aku menulis tentangmu,
Tapi kau malah membaca itu adalah aku.
Sepertinya, kau tidak akan pernah membaca tulisan
Yang benar-benar kutujukan untukmu.

Thursday, 27th October 2016

16:00