Latest Posts

Bismillah.


Ada sebuah perumpamaan.
Tekstur kentang itu keras, umumnya tidak bisa dimakan langsung.
Telur teksturnya cair, umumnya tidak bisa dimakan langsung juga.
Namun, jika keduanya direbus, unsur-unsur dalam keduanya berubah. Kentang menjadi lunak dan telur menjadi padat, dan keduanya bisa dikonsumsi.
Fenomena perubahan ini dinamakan boiling water.

Manusia pun memiliki keadaan boiling water pula, yaitu keadaan yang mentrasformasikan diri menjadi bermanfaat.
Berbicara tentang kemanfaatan, menulis sejatinya memiliki manfaat yang beragam. Mulai dari terapi hingga media dakwah.
Dalam surat Yusuf, Allah menceritakan tentang nasihat Ya’kub kepada anak-anaknya untuk masuk tidak hanya dari satu pintu saja, sehingga ketika ada satu pintu tertutup, masih ada peluang pintu lain yang terbuka.
Begitupun dakwah, ia memiliki berbagai macam pintu, dan kita memiliki pilihan untuk melalui pintu mana yang akan kita tuju.



Katanya, orang pintar belajar dari pengalaman sendiri. Tapi orang bijak, belajar dari pengalaman orang lain. Orang pintar baru memahami lubang itu berbahaya ketika ia pernah terperosok, namun orang bijak memahaminya bahkan tanpa perlu mengalami. Maka, banyak-banyaklah membaca, ambil hikmah sebanyak mungkin dari kisah-kisah di sekitar kita, dan kiranya memungkinkan, mari berbagi hikmah tersebut melalui karya tulis.
Setiap orang punya sesuatu untuk diceritakan, bahan berbagi yang boleh jadi sarat akan pelajaran dan inspirasi bagi oranglain.
من جد وجد
If you believe something, the universe will conspire to help you realize it.



Mendapat kebahagiaan itu dengan membatasi keinginan, bukan melampiaskannya. Batasi diri. Jangan membangun terus, berhenti sebentar. Jangan semua yang kita ketahui ingin ditulis dan dimasukkan ke tulisan. Kriteria nya harus dolce e util; menyenangkan dan juga bermanfaat.

Panduan kreatif menulis

. 1. Harus ada setting waktu dan tempat yang jelas. Fiksi itu bukan sepenuhnya khayalan, waktu dan tempatnya diambil dari kenyataan.
Memang ada genre high-fantasy seperti Harry Potter yang penuh imajinasi, namun harus konsisten dan kreatif.
Untuk penentuan tempat, bisa diambil dari pengalaman tempat yang pernah dikunjungi atau ditinggali. Kalau tidak bisa, ya kita harus mengadakan riset.
Karena novel yang bagus itu, dapat dipahami oleh orang awam dan dibenarkan oleh para ahli.

· 2. Munculkan situasi spesifik sejak awal.
Contoh:
Ayat-Ayat Cinta diawali dengan kisah Fahri yang akan berangkat setor hafalan ke Syaikh Utsman ketika cuaca Mesir sedang panas-panasnya, jarak tempuh lumayan jauh, dan ada godaan ashiir dingin di kulkas, ia jadi ragu untuk berangkat.
Laskar Pelangi diawali dengan gambaran seorang guru wanita yang harap-harap cemas menunggu 10 anak murid agar sekolahnya tetap dapat berdiri, kedatangan para murid satu-per satu membuatnya dapat bernafas lega.

·3. Jangan malu menyampaikan pengalaman, kita tidak tahu barangkali pengalaman itu sangat menarik bagi pembaca yang belum pernah mengalaminya. Jangan menganggap remeh menulis. Tuliskan peristiwa utamanya agar konsisten dan terarah.



·4. Struktur cerita, diantara Linier (berurutan dan runtut) dan Sandwich (awal dan akhir sama, bagian pengantar dan penutup adalah situasi present, namun isi storynya past).
Prolog: Membuat pembaca masuk ke cerita
Story: Flash Back (kilas balik)
Epilog: Kembali ke situasi present

·5. Narrator:
Orang pertama. Namun ia hanya bisa menggambarkan suasana di sekitar ‘aku’ atau ketika si tokoh utamanya berinteraksi.
Orang ketiga. Penulis serba tahu, bisa menggambarkan orang kapanpun, tapi jangan lupa untuk menyelami tiap karakter.

· 6. Tentukan tokoh di awal. Karakter tokoh harus sedetail mungkin, pekerjaan, sifat, etnis, hobi, sampai warna matanya. Kita harus live with it.

· 7. Plot adalah dasar cerita sebelum dikembangkan, tidak boleh lebih dari 3 paragraf, dan nanti detailnya menyusul bersamaan dengan riset. Plot ini adalau guidance untuk pengembangan cerita.

·  8. Konflik:
Interior: Pertentangan dengan diri sendiri.
Eksterior: Pertentangan dengan orang lain.
Munculkan klimaks di akhir, harus memuncak, dari masalah kecil sampai masalah besar, jangan langsung meletakkan yang besar di awal, bahkan film superhero pun, berantem yang paling dahsyatnya di akhir.

· 9. Ending:
Happy ending: masalah terselesaikan.
Sad ending: masalah tidak terselesaikan namun harus ada pencerahan, bila awalnya A, maka akhirnya minimal A aksen.
Open ending: mengawang-ngawang.

Menulis memang butuh manajemen, bukan Cuma modal mood, karenanya butuh banyak aturan teknis.
Bila baru menulis novel pertama, disarankan untuk menulis dengan hati, jangan terlalu banyak menggunakan otak. Selesaikan dulu, jangan banyak mengkritik diri sendiri. Bila sudah selesai, baru perbaiki bagian yang memang perlu diperbaiki.
Jangan terlalu idealis, yang menjadikan tokoh sebagai winner atau loser itu bukan orangnya, tapi keadaan. Tidak ada yang menjadi pahlawan dari awal sampai akhir, pun tidak ada yang jadi penjahat selamanya, tidak ada tokoh yang sempurna, karakter juga harus realistis. Boleh jadi di satu keadaan ia unggul, namun tidak di keadaan lain.



Ingat bahwa menulis itu bukan hanya soal bakat, namun juga ide dan inspirasi. Contohnya seperti F.X. Toole yang sehari-hari beraktivitas di ring tinju, namun ia berhasil menulis sebuah buku yang kemudian difilmkan dengan judul Million Dollar Baby.

Kalau kita bukan raja tapi ingin dikenal dan berkontribusi, menulislah. Dengan menulis kita turut berbagi pemikiran dan budaya.
Kalau ingin berumur panjang menulislah. Setelah kita mati, 100 tahun atau 200 tahun kemudian boleh jadi tulisan kita masih dikenang dan dibaca oleh orang-orang, nama kita masih sering disebut-sebut seperti para ulama kita zaman dahulu.
Mari menulis, karena para ulama tidak lepas aktivitasnya dari menulis.



Seminar Kepenulisan Kreatif
Bersama: Akmal Nasery Basral
Penulis 14 buku, 3 diantaranya sudah difilmkan; Batas, Nagabonar Jadi 2 dan Sang Pencerah.
22 Desember 2018

Bismillah.


Beberapa bulan lalu aku dipinjamkan sebuah buku terjemahan berjudul asli How to Win Friends and Influence People karya Dale Carnegie. Awalnya sahabat yang meminjamkan buku ini mengatakan,
“Syah, aku sedang baca buku psikologi yang membahas cara menangani manusia, diantaranya berpikir positif dan menghargai orang lain..”
“Cara menangani manusia kan sudah diajarkan semua dalam Islam, begitu juga metode husnudzan (berbaik sangka) dan itsar (mengutamakan orang lain atas diri sendiri)”.

Tapi katanya buku ini keren, beda dengan buku psikologi lainnya, akhirnya aku dipinjamkan. Awalnya aku membaca karena ingin membuktikan bahwa apa yang diajarkan di dalamnya sudah lebih dulu di kenal di dunia Islam. Tapi baru di awal saja ternyata sangat menarik, di bagian pembukaan banyak kalimat motivasi unik yang bikin kita betah dan ingin terus membacanya sampai habis. Di antaranya kalimat yang kurang lebihnya begini, ‘saat membaca ini jangan lupa siapkan pena / spidol warna-warni untuk mencatat bagian yang penting’.
Karena buku itu pinjaman, jadi aku menyiapkan buku catatan untuk menulis hal-hal pentingnya.

Dan berikut hasil rangkumannya.

Teknik dasar dalam menangani manusia
   1.   Jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh
·         Beri pengertian yang baik, sebagaimana Rasulullah SAW tidak pernah bertanya, memarahi atau mengkritik Anas bin Malik setiap kali ia melakukan sesuatu.
·         Positif thinking, husnudzon, karena sesungguhnya Allah sesuai dengan persangkaan hamba-Nya.
·         Bicara yang baik tentang segala sesuatu dan semua orang, sebagaimana kita diperintahkan untuk berkata baik atau diam.
   2.   Berikan penghargaan yang jujur dan tulus
·         Semua orang ingin dihargai, sebagaimana tidak beriman seseorang sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.
·         Janganlah kalian meremehkan suatu kebaikan walau hanya berwajah ceria di hadapan saudaranya.
   3.   Bangkitkan minat dalam diri orang lain
·         Pancing orang lain dengan sesuatu yang mereka suka, bukan dengan apa yang kita suka. Kaitkan apa yang ingin kita bicarakan dengan umpan tersebut.
·         Pikirkan bagaimana saya bisa membuat orang ini melakukannya.
·         Bangkitkan hasrat mereka dengan membujuk.
·         Rahasia sukses adalah kemampuan untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang lain dan juga dari sudut pandang anda.
·         Mengerti cara berpikir orang lain.

Membuat orang lain menyukai anda
   1.   Bersungguh-sungguhlah menaruh minat pada orang lain
·         Individu yang tidak tertarik dengan kawan-kawannya akan mempunyai kesulitan besar dalam hidup dan memberikan luka terbesar bagi orang lain. Dari para individu semacam itulah semua kegagalan manusia timbul.
·         Minat yang tulus pada orang lain adalah kualitas penting untuk dimiliki oleh seorang penjual.
·         Kalau kita ingin berkawan, biarkan diri kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sapa orang lain dengan antusias dan semangat.
   2.   Tersenyumlah
·         Ekspresi yang terpantul dari wajah seseorang itu jauh lebih penting dari pakaian yang dikenakannya.
·         Smile! Tersenyumlah dengan riang seperti bayi.
   3.   Ingat bahwa nama seseorang bagi yang bersangkutan merupakan suara yang paling manis dan terpenting dalam bahasa apapun.
·         Menghargai seseorang bisa dimulai dengan mengingat namanya.
   4.   Jadilah pendengar yang baik.
·         Bicara berarti mengulang apa yang sudah anda ketahui, mendengarkan berarti menerima pengetahuan-pengetahuan baru.
·         Perhatian penuh terhadap orang yang sedang berbicara dengan anda itu sangat penting.
   5.   Bicaralah mengenai minat orang lain
·         Jalan penting menuju hati seseorang adalah berbicara tentang hal-hal yang paling mereka hargai.
   6.   Buat orang lain merasa penting dan lakukan itu dengan tulus
·         Pikirkan : hal apa dalam diri orang itu yang bisa saya kagumi secara jujur.
·         Buat orang lain merasa dirinya penting.
·         Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan.
·         Tulus dalam penerimaan dan murah hati dalam memberi penghargaan.
·         Berkata yang baik, lembut dan sopan-santun : maaf, terimakasih.

·         Beri perhatian pada orang lain.

Penampakan Bukunya dari Google

Demikian.
Insya Allah berlanjut ke part 2.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia.