Latest Posts
Bismillah.


Semalam aku, Naura dan Hilyah mengobrol panjang di telegram. Kami prihatin dengan keadaan remaja muslim zaman sekarang yang seolah kehilangan identitasnya. Mereka kurang peduli atau bahkan lalai pada hal-hal yang sejatinya harus mendapat perhatian lebih, terutama masalah ibadah dan menuntut ilmu. Apalagi perempuan, yang mana kebanyakan lebih mendahulukan perasaan daripada akal. Jadi ilmunya Qadarullah lebih sedikit. Itulah kenapa yang membahas fiqh kewanitaan atau rumah tangga masih laki-laki, padahal kalau kata ustadzku dulu, akan lebih baik lagi kalau perempuan ahli dalam bidang keilmuan yang memang berkaitan dengan kesehariannya ini. Karena kita mengalami dan merasakan langsung, sedangkan laki-laki atau para ustadz hanya tahu teorinya saja. Masalah haid, nifas, hukum jual beli, menyusui, berhias dan lain sebagainya.

Dari sanalah kami berpikir, kita buat komunitas yuk, sebuah perkumpulan dimana kita bisa saling mengingatkan, belajar bersama-sama dan setiap anggota bisa mengajarkan ilmu atau keterampilan yang dimilikinya.

Komunitas yang kami gagas baru terencana semalam, dengan nama (sementara) Qurrata A'yun, artinya penyejuk mata. Harapannya, komunitas kami dapat menghasilkan alumni para muslimah yang dapat menjadi penyejuk mata bagi keluarga, masyarakat dan dunia, insya Allah.

Oya, mengenai para foundernya, alias kami bertiga, kami tinggal berdekatan sejak SD, Alhamdulillah sampai sekarang. Kebetulan kami punya passion di bidang yang berbeda, Naura di bidang keterampilan, Hilyah di keilmuan dan hafalan, sedangkan aku.. umm, aku apa ya? Pemikiran mungkin? Ahaha, entahlah, aku tidak yakin.

Intinya, karena kami lulus dari sekolah yang sama yang mana banyak mengajarkan ilmu keagamaan, kami memutuskan untuk membuat program hafalan sebagai proyek pertama. Aku terinspirasi dari grup ummahat yang umi aku ikutan, jadi grup ummahat itu selain belajar dan konsultasi agama, juga ada belajar tahsin via online.

Alhamdulillah kami bertiga sudah selesai menghafal Al-Quran saat di sekolah, jadi kami ingin membantu saudari-saudari yang masih membutuhkan bimbingan dalam tajwid dan tahsin. Ini merupakan proyek pertama kami insya Allah. Program ini bernama : Program talqin, tahsin dan tahfidz juz 1 untuk pemula. Program dengan penanggungjawab Hilyah dan Widya (oh iya Widya adalah teman baru kami, ia seumuran kami, musyrifah / pembimbing di Pesantren Minhajus Shahabah) ini akan membuka kesempatan untuk para muslimah belajar tahsin (membaca) sekaligus menghafal melalui grup whatsapp, alumni pertama akan dimulai dari juz 1. Insya Allah setiap kelas (pembelajaran) kurang lebih memakan waktu 3 bulan, dengan estimasi materi 2 kali tiap pekan dan beberapa ujian.

Adapun program lainnya sedang kami susun. Rencananya akan ada komunitas menulis dan dakwah online, mungkin juga komunitas bisnis muslimah muda? Untuk yang satu ini, Naura sudah berpengalaman bisnis handicraft (kreasi tangan) seperti rajutan dan flanel sejak sekolah.

Alhamdulillah.. ini semua baru rencana, tapi kami harap suatu hari akan terwujud, karena kami ingin bermanfaat untuk orang lain bersama-sama. Karena kumpulan lidi yang diikat bersama akan sulit dipatahkan daripada satu per satu lidi meski banyak.

Insya Allah, kami akan membuka kesempatan untuk siapapun yang ingin berbagi faidah dengan orang lain, yang ingin menyampaikan sesuatu yang bermanfaat dan ingin orang lain mengamalkan apa yang kamu sampaikan..

Yuk kita bersama-sama bergandengan tangan, saling belajar dan mengajarkan..
Ingat bahwa..
الدَّالُ على الخير كفاعله
Orang yang menunjukkan kebenaran, maka baginya pahala seperti orang yang mengamalkannya.

Yuk, berbagi manfaat dengan orang lain itu mudah lho...
فَاسْتَبِقُوا الخَيْرَات
Berlomba-lombalah dalam kebaikan.

Kalau ada teman-teman yang punya kritik saran yuk sumbangkan.. kami sangat butuh dengan masukan mengingat kami juga baru pertama kali membuat komunitas seperti ini.

Demikian.
Untuk info lebih lanjut bisa hubungi aku di blog ini, email aizyahcute@gmail.com atau Instagram @aisyah.amma yaaa..
Jazakumullah Khairan.

Broadcast nya :


🎁 Qurrota A'yun mempersembahkan: 🎁
💐 Yuk ikutan!
📚 Program talqin, tahsin, & tahfidz alQur-an untuk PEMULA
📚 Mulai dari juz 1
👩 Khusus Akhwat
👩💻 Via WhatsApp
💰 Gratis
👸👸 Dibimbing langsung oleh:
- Ukhti Hilyaturrahmi (Muhafizhah Alumni 2 Mahad Ibnu Taimiyah Bogor)
- Ukhti Widiyanna (Muhafizhah Alumni Mahad Islam As-Sunnah Lombok)
📗 Metode Belajar:
👉 Talqin 1 halaman tiap pertemuan, Senin & Kamis
👉 Ikhtibar Tengah Juz
👉 Ikhtibar Akhir Juz

📋 Buruan daftar sebelum terlambat, ketik:
Daftar # Nama Lengkap # Usia # Motivasi Ikut Kelas Ini # no. WA
📲 Kirim ke: 0858 1105 4312
📆 Batas akhir pendaftaran 15 September 2017
📅 Mulai kelas 25 September 2017


#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillah.



gu.rah
(n) pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dari dalam tubuh dengan ramuan cairan srigunggu yang diteteskan melalui hidung

Di atas adalah pengertian tentang gurah hidung dalam KBBI. Sebenarnya, gurah tidak hanya bisa diaplikasikan untuk membersihkan hidung alami saja, tapi bisa juga untuk mata, kulit, bahkan (maaf) vagina. Gurah secara umum artinya pembersihan, yaitu membersihkan dan mengeluarkan kotoran / toksin / racun yang mengandung berbagai penyakit.

Gurah yang akan kita pelajari kali ini adalah gurah mata, karena gurah mata dapat langsung dipraktekkan sendiri tanpa perlu banyak teori atau praktikum, selain itu bahannya mudah dan murah untuk di dapat. Gurah mata efektif (In Sya Allah) untuk menghilangkan rasa letih, berat, pucat dan berbagai keluhan mata seperti minus, plus atau silinder.

Salah seorang pegawai klinik di pesantren yang dulunya memiliki minus dan berkacamata Alhamdulillah sudah bisa bebas dari kacamata sejak memakai resep gurah mata ini, bahkan neneknya sudah yang rutin memakainya masih mampu untuk membaca Al-Quran berukuran kecil dengan jelas.

Bahan :
1. Bunga / daun / batang kitolod / katarak.
2. Air bersih dan baik, bisa air zamzam atau kangen water.

Cara :
1. Petik bunga kitolod secukupnya, kelopak hijaunya jangan terbuka, saat mau dipakai baru dipotek kelopaknya, karena yang dipake ujungnya yang ada getahnya.
2. Rendam menggunakan air yg bagus, selama minimal 1 menit sampai getahnya larut dalam air.
Airnya tergantung kebutuhan. Tapu jangan kebanyakan, nantinya jadi ngga kerasa.
3. Kemudian diteteskan ke mata. Usahakan untuk mengedipkan mata beberapa kali agar cairannya bisa memberi manfaat menyeluruh. Bisa dipakai bergantian untuk beberapa kali pakai, tapi tidak fresh lagi jika disimpan terlalu lama. Kalau mau awet, bunganya direbus, cukup mendidih sebentar langsung matikan.

Catatan :
Maksimal penggunaan untuk pengobatan 1 pekan 3 kali, adapun untuk kesehatan sebulan sekali.
Jika semakin pedas efeknya berarti banyak dosa kita dari maksiat-maksiat mata, jadi mata kita sakit. Jika terasa demikian perbanyaklah ber-istighfar, mohon ampun pada Allah atas dosa penglihatan yang pernah kita lakukan.
Selain itu, penawar rasa perih ini juga biasanya menggunakan air biasa yang belum tercampur dengan bunga kitolod nya, teteskan ke mata sampai terasa lebih sejuk.
Karena maksiat bukan hanya merusak jiwa dan hati, tapi juga akal dan tubuh.



Wallahualam.

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillah.



Kebanyakan manusia memang tak pernah puas saat memperoleh sesuatu, mereka selalu berharap yang lebih dan lebih, kecuali orang-orang terkhusus yang diberi taufiq oleh Allah. Well, terkadang kita lupa dengan apa yang kita miliki, penghargaan dan rasa syukur kita pada apa-apa yang berada di tangan kita begitu tipis sekali, selalu melihat ke atas, betapa bahagianya mereka yang lebih kaya dari kita, lebih rupawan, lebih tinggi strata sosialnya, dan lebih-lebih yang lainnya. 

Sebenarnya, kita amat perlu mengecek keadaan hati kita, masih sehatkah ia? Mengapa ada perasaan iri, dengki, atau hasad yang masih melekat? Atau jangan-jangan, hati kita telah menghitam, mati.. naudzu-billahi-min-dzalik.. tapi kenyataannya, memang kita sulit menerima nasihat kan? Jangankan nasihat, untuk merunduk qanaah dan berintrospeksi, melihat mereka yang keadaannya di bawah kita, cacat misalnya, adakah hati kita bersyukur bahwa Allah telah memberi kita fisik yang sempurna?

Memang benar, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau, tentang rizki, sungguh Allah berikan berbeda-beda kepada setiap orang, tidak layak bagi kita untuk iri, apalagi sampai tidak ridha terhadap pemberian Allah, kita mungkin saja tidak menyadari betapa lebih berharganya apa yang kita miliki.

Lagipula, kebahagiaan itu bukan terdapat pada sesuatu yang nyata, harta, kecantikan atau pangkat.. bahagia itu letaknya di hati, bukan? Kita, hanya diri kita yang dapat menentukan kebahagiaan kita sendiri, dan kebahagiaan itu erat kaitannya dengan syukur dan sabar, yang mana keduanya bagaikan dua sisi logam yang tak dapat dipisahkan bila ingin merasakan indahnya bahagia.

Sometimes, kita harus lebih mengoreksi diri, memperbaiki hati setiap saat, sehingga jiwa kita akan tampak teduh dan menawan setiap saat, tak lekang oleh tempat ataupun waktu. Oya, kita juga harus menghargai setiap orang di sekitar kita, mereka-lah anugerah terbesar yang Allah titipkan pada kita, orang tua, saudara, keluarga, sahabat, teman-teman, semuanya.. suatu saat mungkin kita baru akan sadar bahwa memiliki mereka jauh lebih berharga dari apapun di dunia ini, setelah kita jauh dari mereka.

Sayangi setiap orang yang menyayangimu.. dan ingat mereka dalam setiap doa-doamu.. Karena, tak ada yang abadi di dunia ini, semua yang ada di atas tanah akan kembali ke tanah, dimintai pertanggung-jawabannya, dan sebelum itu terjadi, mari mulai memperbaiki diri dan hati.


Demikian.
Wallahu A'lam.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillah.


“Abi besok jadi pergi ke Giant ya…” pintaku pada suatu hari kepada abiku. “Insya Allah, tapi jangan beli macam-macam ya.. “ begitu ucapan abiku yang kebetulan waktu itu sedang berada di depan komputer. Aku mendekatinya, soalnya sudah hampir satu bulan abi tidak mengajakku pergi ke kota. Terakhir pergi sebulan yang lalu waktu liburan semester II, itupun hanya pergi ke toko buku dan pergi ke pasar tradisional. Aku sudah tidak sabar untuk segera pergi ke sana, soalnya di sana banyak barang-barang yang bagus-bagus ada mainan, makanan dan minuman yang enak-enak dan peralatan sekolah yang bagus-bagus, terus waktu kemarin abi pergi ke kota dia membawakanku sebuah brosur mengenai harga-harga di Giant, wuih… barang-barangnya bagus-bagus sekali, ada boneka, sepeda dan yang lainnya. Semoga besok abi jadi mengajakku ke sana.


“Aisyah cepetan mandi, kalau tidak mandi abi tidak ajak ke Giant nanti” terdengar suara abiku yang berada di ruang keluarga. “Tapi bi, kan dingin mandi pagi-pagi, nanti saja lebih siangan sedikit, kan hari ini hari libur” kataku yang masih bermalas-malasan. “Tidak… pokoknya kalau tidak mandi tidak abi ajak” ihh… takut juga mendengar ancaman abi “Iya deh .. Aisyah segera mandi” aku segera beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi, dan byurrr…. “Ihh.. dingin sekali pagi ini” begitu kataku dalam hati, tapi dari pada tidak diajak abi. Setelah semuanya siap akhirnya aku dan abi segera pergi ke Giant.

Sebenarnya letaknya tidak begitu jauh tapi karena menggunakan mobil angkot jadinya jalannya menggunakan jalur yang berputar, “Tuh sudah kelihatan gedungnya“ ucap abiku sambil menunjuk ke arah sebuah gedung yang cukup luas. Banyak sekali terlihat orang-orang yang berdatangan, ada yang pakai mobil, motor dan berjalan kaki, orang-orang yang keluar dari bangunan itu kebanyak mendorong kereta belanja yang penuh dengan belanjaan, ada susu, kue-kue, peralatan rumah tangga dan sebagainya. “Abi mereka kaya sekali yah, belanjaannya banyak sekali” ucapku pada abi. “Aisyah… justru mereka yang belanjanya banyak bukan orang kaya” jawab abi yang menggandeng tanganku menuju ke dalam toko.” Abi pakai kereta dorongan belanja ya…” pintaku, “Tidak usah kita kan cuma belanja sedikit” sergah abiku. Kami segera berkeliling di dalam toko Giant yang cukup besar itu, banyak sekali orang-orang yang berbelanja, aku melihat ada beberapa ibu-ibu yang memborong minyak goreng dan makanan ringan banyak sekali, ada juga yang membeli mainan.

“Abi apa benar ucapan abi tadi benar mereka bukan orang kaya” ucapku lagi, “Benar… orang yang membeli lebih dari kebutuhan adalah orang-orang yang boros dan bukan orang yang kaya, orang kaya adalah orang yang hidupnya hemat, mereka tahu kapan akan membeli barang dan kapan tidak membelinya” kata abiku panjang lebar, ”Maksudnya bagaimana sih, bi… Aisyah nggak paham” kataku sambil mengambil sebungkus snack “Maksudnya ya… orang kaya itu adalah orang yang tidak membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, contohnya kalau kita tidak memerlukan tempat pensil yang baru karena masih ada yang lama di rumah, maka kita tidak perlu membelinya yang baru” katanya. “oh…. Begitu”. Benar juga ucapan abi mungkin mereka yang belanjaannya banyak bukan orang kaya, bisa-bisa kalau uang kita untuk belanja terus lama-lama bisa habis. Tapi kalau kita membeli hanya barang-barang yang diperlukan saja uang kita akan terkumpul dan dapat ditabung atau diinfakkan kepada orang miskin.


Catatan : Ini adalah cerita yang aku buat saat SMP dengan sedikit perubahan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillah.


Apa mimpi dalam tidurmu semalam? Menyenangkan?
Kadang saat hendak tidur, orang mengucapkan, 'semoga mimpi indah'. Jadi mimpi itu seperti hadiah ya? Datang dengan kejutan yang tidak diduga.
Aku memiliki seorang sahabat, ia nyaris tidak pernah mimpi buruk. Aku tanya kenapa, dan kamu tahu apa jawabannya?
'Aku bisa mengendalikan mimpi'

Ahaha.. tentu saja awalnya aku tidak percaya, tapi kemudian ia menceritakan semuanya, sejak kecil setiap tidur ia selalu sadar dalam mimpinya. Maksudnya, ia menyadari saat itu ia sedang dalam dunia mimpi, maka seperti dunia nyata, ia mengamati dan menikmati apa yang terjadi dalam mimpinya.
Lama-kelamaan, ia mulai mencoba mewujudkan khayalan dalam dunia tersebut, dan ia berhasil. Seolah jiwanya berpindah dunia saat ia tidur. Bahkan dalam mimpi, ia bisa benar-benar merasakan terbang.
Ada yang pernah mengalami?

Setelah mencari tahu, rupanya fenomena ini dinamakan Lucid Dream. Yaitu sadarnya seseorang saat tidur di dunia mimpi.
Lucid Dream ini bisa dipelajari untuk dipraktekkan. Biasanya orang mempelajarinya untuk meningkatkan semangat dan kebahagiaan dalam jiwa, serta menimbulkan efek positif dalam suasana hati. Bagi orang yang baru belajar, lucid dream terbagi menjadi 2, level low dan level high. Level low adalah dimana seseorang menyadari keberadaannya dalam dunia mimpi dan menjalaninya apa adanya. Adapun level high yaitu saat seseorang bisa mengambil alih dan mengontrol mimpi sesuatu keinginannya. Katanya, 2 orang yang memiliki kemampuan lucid dream level high bisa dream sharing, yaitu berbagi dan bertemu dalam mimpi yang sama. Aku sendiri baru menyadari memiliki kemampuan lucid dream level low.

Pernah menonton film divergent? Lucid Dream bisa dikatakan seperti proses simulasi yang dilakukan oleh para anggota baru faksi, mereka memasuki dunia pikiran mereka. Dalam film ini juga sempat dilakukan dream sharing, ketika 2 tokoh utamanya bertemu dalam dunia pikiran mereka.
Dari beberapa sumber yang aku baca, teori lucid dream ini pernah di filmkan dengan judul 'Inception'. Aku sendiri belum pernah nonton, tapi membaca sinopsisnya sepertinya iya.

Jadi lucid dream itu menyenangkan ya? Tergantung.
Kalau lucid dream level low seperti aku yang tidak bisa mengendalikan mimpi, saat suasana mimpinya sedang buruk, sulit untuk menghindarinya, kadang ingin bangun juga susah. Jatuhnya seperti rep-repan atau ketindihan.
Kalau level high, biasanya mereka terjebak dunia unawakening. Yaitu dunia antara mimpi dan kenyataan. Jadi mereka menyadari apa yang terjadi di dunia nyata, tapi pikirannya masih di dunia mimpi. Orang lain yang melihatnya pun bisa jadi tidak menyadarinya. Sahabatku yang levelnya high biasanya melihat tangannya, karena di dunia mimpi, ia memiliki tato di pergelangan tangan, jika tato itu masih ada saat ia berusaha bangun, berarti ia masih unawakening.
Selain itu, mereka juga bisa mengigau dengan gerakan bahkan berjalan saat tidur.
Mengendalikan mimpi sendiri tergantung mimpi yang dipilihnya, jika ia memilih melakukan sesuatu yang berat, saat terbangun akan terasa sekali lelahnya.

Lalu hukumnya bagaimana? Aku telah mencari di beberapa sumber terpercaya dan bertanya pada beberapa teman, tapi mereka tidak tahu, bahkan ada yang baru tahu tentang lucid dream ini.
Namun aku pernah membaca sebuah website berbahasa inggris yang menyatakan bahwa lucid dream ini tidak haram, sama seperti mimpi biasa, soal mengendalikannya, itu tergantung niat dan khayalannya, selama tidak mengkhayalkan sesuatu yang buruk, tidak apa-apa insya Allah.
Malah di sana dikatakan juga bahwa salah satu proses penyampaian wahyu kepada Rasulullah adalah melalui mimpi, dan boleh jadi (entah benar atau tidaknya) mimpi nya serupa dengan lucid dream karena saat itu beliau dalam keadaan tidur namun pikirannya sadar.

Cara mempelajari lucid dream? Silahkan googling, ada banyak situs yang mengajarkan caranya. Tapi aku sendiri tidak berminat untuk mempelajari lebih jauh. Karena bagiku, mimpi hanya bunga tidur. Apapun yang terjadi, semuanya bukanlah kenyataan.



Demikian. Wallahu A'lam.
Ada yang pernah mengalami lucid dream?
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia
Bismillah.

Sumber : Google

Suka menonton film kartun? Atau bingung kartun apa yang aman untuk anak-anak? Di antaranya ada Wasiyyatu Ummi yang pernah aku tulis disini. Tapi kali ini aku akan mengulas tentang kartun lain yang sangat aku rekomendasikan berjudul ‘سلام و فرسان الخير’ atau Salam dan Para Pejuang Kebaikan.

Film ini adalah kartun Saudi dengan audio bahasa Arab fasih, berdurasi 57 menit dengan alur yang sederhana namun penuh dengan ibrah dan pesan moral yang Islami, tidak lebay dan berlebihan, jadi cocok untuk anak-anak, remaja bahkan orangtua yang ingin belajar mengenai metode pendidikan cara Islam. Aku yang sudah menonton beberapa kali juga tidak bosan sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri menjadi Muslim yang lebih baik.

Salam sedang tilawah Al-Quran

Kisah yang ber-setting pada tahun 729 M / 111 H ini dimulai dengan suara lantunan ayat Al-Quran surat Luqman yang sedang dimurajaah oleh seorang pemuda bernama Salam. Ia merupakan pemuda shalih yang memiliki peliharaan burung hud-hud dan seekor gajah bernama Labib.

Jam pertama


Sementara itu di pasar sedang ada pameran penemuan alat penunjuk waktu pertama yang dioperasikan dengan menggunakan katrol. Saat suasana sedang ramai, seorang anak mencuri kantong uang milik salah satu penonton, saat tertangkap, anak itu berpura-pura miskin dan kelaparan, Salam yang melihat kejadian itu segera mengingatkan.


“Kamu telah menipu bapak baik itu. Tidakkah kamu tau bahwa yg kamu lakukan itu buruk dan haram? Dan Allah akan menghukummu karenanya?”
Hud-hud menyahut,
Itu benar wahai pemuda. Orang yg mengganggu atau mendzalimi orang lain bukanlah mukmin”
Pemuda yang ternyata bernama Anthar itu heran melihat hud-hud dan menyerupakannya dengan beo.


“Dia hud hud. Bukan beo.. memang mirip tapi dia bisa bicara..” ujar Salam,
“Ya. Dan aku hanya berbicara kebaikan atau aku diam”

Tak berapa lama tiba-tiba datang 3 anak lain teman Anthar, mereka saling membantu dalam mengganggu oran lain.
“Bagaimanapun juga tidak ada alasan untuk mengganggu orang lain meskipun hanya bercanda..” Hud-hud menasihati sebelum mereka pergi.

Suatu hari Salam bertemu dengan Umma Umar (ibunya Umar) yang sedang menjaga bayinya dalam gerobak kuda, Anthar yang melihatnya iseng mengganggu kuda tersebut dengan melempar batu. Kuda itu kaget dan berlari kencang dengan membawa gerobak bayi Ummu Umar. Salam sigap mengejar bersama Labib, sedangkan Hud-hud menenangkan Ummu Umar,


“Tenanglah wahai bibi dan jangan khawatir..
Dengan izin Allah Salam akan membawa kembali anakmu dengan selamat..”

“Tolong aku ya Rabb..” Salam melompat dengan memanah bagian belakang gerobak.


“Tidak apa-apa sekarang.. tenanglah wahai kuda.. terimakasih..” Salam menunggangi kuda itu dan membawanya kembali ke kota.
“Terimakasih Salam.. bagaimana kami bisa membalasnya?” ujar Ummu Umar.


“Kebaikan dan pertolongan hanya dari Allah wahai bibi..” jawab Salam seraya berlalu.

Di rumah.
“Seorang mukmin adalah orang yg orang lain selamat dari lisan dan tangannya..” Hud-hud memulai pembicaraan.
“Betul itu Salam. Bukankah Allah telah berfirman و لا تعتدوا إن الله لا يحب المعتدين
((Jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yg melampaui batas))
bagaimana kamu mau berteman dengan mereka?” timpal ayah Salam.
“Menurutku mereka tidak berniat begitu abi. Mereka hanya bermain dan ingin bersenda-gurau dengan cara yg salah..” bela Salam.


“Manusia memang membutuhkan teman.. teman Rasulullah telah mewasiatkan untuk berteman dengan orang yg baik..” Lanjut ayahnya.
“Iya salam. Kamu harus mempergauli teman-temanmu dengan hikmah..” tambah ibunya.
“Umma Salam. Bolehkan saya mengingatkan tentang hadits Rasulullah?
Rasulullah bersabda المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل
((Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.))” potong Hud-hud.
“Dengar Salam.. carilah teman yang baik dan berhati-hatilah dari Anthar dan teman-temannya.. paham?”
“Perintahmu akan aku taati ayah..”

Keesokan harinya Anthar menipu Salam dengan mengatakan bahwa temannya Salul dirampok, dan perampoknya sedang berada di hutan. Salam dengan hati-hati berniat membantu, Hud-hud menyarankan untuk melapor polisi, tapi Salam khawatir mereka keburu kabur. Akhirnya mereka menangkap dan mengembalikan uang itu. Tapi orang-orang yang diduga perampok itu mengaku panitia baitul mal dan uang tadi adalah uang kaum Muslimin.
Setelah melapor ke hakim, rupanya mereka benar, Salam telah tertipu.


“Aku minta maaf pada anda wahai hakim dan pada panitia baitul mal. Aku akan bertanggung jawab sepenuhnya..”
“Semoga Allah merahmatimu, tidak apa-apa.. serahkan urusan ini pada polisi..” kata sang hakim.
“Kalau begitu biarkan aku membantu mereka agar menghapus kesalahanku..”

Salul di rumahnya sangat senang dengan semua harta haram itu. Iapun mengabaikan Anthar dan kawan-kawannya. Saat itulah ia sadar bahwa apa yang ia lakukan untuk Salul selama ini salah. Tiba-tiba Salam dan pasukan polisi hakim tiba di sana.
“Halo hakim yang adil.. apa kabarmu?” sapa Salul saat melihat hakim.
“Apakah kamu lupa bagaimana menyampaikan sapaan yang islami dengan doa (salam)?”

Salul ditangkap. Akhirnya Anthar dan teman-temannya bertaubat dan berteman dengan Salam.

“Ikutilah bersamaku : kami berjanji kepada Allah untuk saling tolong menolong dalam berkata jujur dan berbuat baik dari sekarang..” Salam memberi aba-aba.
“Aku minta maaf wahai hakim. Aku meminta ridhomu dan siap dengan hukuman apapun..” ujar Anthar pasrah.
Bukan aku yg harus kamu mintai ridho. Tapi Allah..” jawab sang hakim yang adil.
Anthar-pun mengembalikan uang yang dulu ia dapatkan dengan berpura-pura miskin, iapun didoakan agar Allah senantiasa membimbingnya.





Mulai saat itu, mereka semua dijuluki ‘فرسان الخير’ yaitu para pejuang kebaikan.

Demikian.
Wallahu A'lam.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

Catatan : Semua foto adalah dokumen pribadi hasil screenshot.
Bismillah.

Kalau suatu hari kita sakit, pertolongan pertama biasanya kemana? Dokter? Herbalis? Terapis? Atau Al-Quran?

Kita tahu bahwa kalau orang terserang galau atau stres, kan ga mungkin dioperasi atau dibekam. Nah, dengan Al-Quran, bukan hanya keluhan spiritual, tapi medis juga dapat disembuhkan Insya Allah. Rasulullah saja saat tersengat kalajengking beliau membaca muawidzatain..
Terapi Al-Quran tidak harus hafal sekian juz atau punya sanad atau apa, apapun ayat yang bisa kita baca ya baca aja. Kedepannya ya memang harus terus mempelajari tahsin dan tajwid, tapi untuk saat ini yang penting bisa membaca Al-Quran sudah cukup meski kita masih belajar, meski masih membaca Al-Quran, belum hafal, tidak masalah.

Namun, terapi Al-Quran perlu di-sinergikan. Kenapa?
Karena terkadang terapi Al-Quran butuh dioptimalkan dengan terapi lainnya, inilah yang dimaksud dengan sinergi. Penyakit yang berkaitan dengan darah misalnya. Darah harus selalu dibersihkan, umur darah itu 120 hari, setelah expired ya harus dibuang, dikeluarkan sampah itu, baik dengan lintah, bekam atau fashdu. Jika tidak dibuang darah itu akan mempengaruhi diri kita, kita jadi cepat marah atau mudah lelah, dll.

Sebagai seorang Muslim, perlu kita pelajari apa yang masuk ke dalam tubuh kita dari obat-obatan yang kadang belum jelas kehalalannya. Agar kita tidak bergantung pada obat kimia terus-terusan. Pusing sedikit, mual sedikit ya jangan langsung ke obat, pakai terapi Al-Quran, bacakan ayat atau pakai herbal dari tumbuhan alami.
Jadi Al-Quran tidak hanya digunakan untuk tilawah saja, tapi juga untuk dijadikan obat. Tidak mahal, gratis dan sederhana asal yakin, ubah mindset kita, tawakkal sama Allah. Sehingga tujuannya bukan hanya kesembuhan, tapi juga perubahan dan kesadaran, berubah menjadi lebih baik, ibadah jadi rajin.

Apapun sakitnya, Al-Quran obatnya.
Jadi tidak ada pemetakan lagi, orang sakit perut, jangan kita katakan, oh ini mah medis, ga  pengaruh pake Al-Quran, harus obat.. Salah itu. Allah sendiri yang mengatakan bahwa di dalam Al-Quran ada obat bagi seluruh manusia.
Mulai sekarang, kalau kita punya masalah, penyakit, apapun itu, sudah di bekam, herbal, coba istighfar, kembali ke Al-Quran, bisa jadi masalahnya memang ada di diri kita, banyak dosa dan maksiat.

Selanjutnya setelah belajar dan paham, ajarkan ke yang lain, jangan pelit, ayo kita saling mencerdaskan ummat.
Terapi Al-Quran sama dengan Ruqyah, tapi kita tidak gunakan kata Ruqyah karena stereotipenya itu selalu berkaitan sama jin dan kesurupan. Padahal sejatinya tidak, kita juga pakai diagnosa. Kita cari sebabnya lalu kita bersihkan. Karena bila seseorang pakai jimat, meski diruqyah 100 kali, tetap tidak ada pengaruh.
Sama dengan analogi lalat, jika ada kotoran atau sampah, meski sudah kita usir lalatnya, tetap akan datang lagi.. jadi sebenarnya sampahnya yang harus dibuang. Begitu juga jin, jika penyebabnya hilang maka akan hilang pula akibatnya.

Bagaimana caranya?
Terapi Al-Quran itu dengan doa, minta ke Allah. Kita, dokter ataupun obat hanya perantara. Untuk menjadikan Al-Quran sebagai obat, diawali dengan niat yang ikhlas lillahi ta'ala, baru kemudian sebagai penawar. Diri kita, kita yang menguasai, minta sama Allah agar diberi kekuatan. Tolak ukur keberhasilannya adalah perubahan sebelum dan setelah terapi.
Step by step nya adalah taubat ke Allah, (minta maaf juga ke orangtua, pasangan, anak dan oranglain) bersyukur memaafkan, karena dendam atau sedih dapat menjadi pintu masuk setan dan menyebabkan penyakit medis juga ridho.
Ruqyah syar'iyyah itu hanya menggunakan Al-Quran dan Sunnah yang shahih ya.

Tentang indigo
Bagaimana dengan indigo? Termasuk penyakit kah? Mengenai indigo atau orang yg terbuka mata batinnya itu bukan kelebihan, ya, itu justru penyakit, harus diobati. Apalagi jin keturunan, akan otomatis menurun ke anak-cucunya, jadi kalau anak tiba-tiba kenapa-napa, berarti yang bermasalah orang tuanya, karena anak hanya sebagai akibat. Lagipula untuk apa sih jin keturunan? Masa' mau mewariskan setan? Mau berteman sama mereka? Padahal mereka hanya mengajak manusia supaya masuk neraka.

Fitrah Jiwa
Hati adalah medan pertempuran antara pasukan malaikat yang mengajak kepada kebaikan dan pasukan setan yang tidak lelah mengajak kepada keburukan. Ujung dari ulah setan adalah dosa dan neraka.
Fitrah jiwa adalah tunduk kepada Allah, menyembahNya, mencintaiNya, berlindung kepadaNya, berhajat kepadaNya, bersabar dan berserah diri kepadaNya.
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah.
Fitrah kita itu mencintai kebaikan dan membenci keburukan, iklas & ridho kepada Allah, mencintai kalam-Nya, Nabi & Rasul-Nya, selalu husnudzon, berserah diri, pemaaf.

Bagaimana kita tahu jiwa kita kotor / tercemar?
Jawablah pertanyaan ini :
1. Adakah keseharian kita , sifat dan tingkah laku kita menyimpang dari fitrahnya? Jika ada, sadari dan akhiri, taubat.
2. Apakah ada perbedaan antara semangat ibadah dahulu dan sekarang? Yang dulu rajin mengaji, shalat, puasa, ke majelis taklim, bagaimana dengan sekarang? Jika tidak seperti dulu berarti sebagian jiwa kita kotor / tercemar.
Hijrah sekarang! Utamakan terapi Al-Quran dibandingkan terapi-terapi lain.

Kesadaran diri
Setiap orang punya sisi kelam, rahasia, dosa, kesalahan.. tapi orang yang baik adalah mereka yang menyadari dan mengakhirinya.
Kesadaran merupakan salah satu bentuk rahmat Allah, patut disyukuri, karena boleh jadi lebih berharga dari kesembuhan yang kita inginkan.
Awal taubat adalah kesadaran. Jika Allah menghendaki kebaikan atas diri kita, maka akan dipermudah.

Ada seseorang yang kaya raya suatu kehilangan hartanya, kemudian ia tersadarkan akan keburukan-keburukannya, ternyata punya jimat, akhirnya ia buang semua jimat-jimatnya dan mulai berubah menjadi lebih baik, Alhamdulillah kan pengaruhnya lebih baik. Coba kalau ia tetap kaya raya dan pakai jimat terus tiba-tiba meninggal dalam keadaan demikian. Bakal nyesel dia nanti.

Manajemen Hati
Kalau ingin selalu sehat, perbaiki hati dan pikiran dari segala jenis penyakit hati : hasad, iri, sombong, ghibah, riya, ujub, malas, egois, pelit, amarah, benci, dll.

Ayat-Ayat Ruqyah Syar'iyyah Pilihan
Al-Fatihah
Al-Baqarah 1-5
Ayat sulaiman / Al-Baqarah 102 (10x)
Ayat kursi (3x)
2 ayat terakhir Al-Baqarah
Ali Imran 1-10
Ali Imran 18
An-Nisa 56 (7x)
Al-Maidah 72-76
Yunus 80-82
Taha 65-70
Al-Mukminun 115-118
Asy-Syuaro 45-48
An-Naml 30-31
As-Saffat 1-10
Ad-Dukhan 43-59
Al-Ahqof 29-32 (3x)
Ar-Rahman 33-36
Al-Hasyr 21-24
Al-Jinn 1-10
Al-Kafirun
Al-Ikhlas (10x)
Al-Falaq (10x)
An-Naas (10x)
Al-Kahfi 39 (7x)
Al-Qolam 51-52 (7x)



Demikian.

Wallahua'lam.
#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia