Latest Posts

Amr bin Al-Ash dan Pemimpin Romawi

By 16.52 , , , , , ,

Bismillahirrahmanirrahim..



Pada saat pembukaan kota Mesir, di tengah-tengah peperangan antara kaum muslimin dan pasukan Romawi, pemimpin pasukan Romawi memanggil Amr bin Al-Ash untuk berbincang-bincang di benteng Babilonia, yang mana pemimpin tersebut telah memerintahkan kepada sebagian pasukannya untuk melemparkan batu-batu diatas Amr setelah kepergiannya dari benteng, ia juga telah menyiapkan segala sesuatunya agar pembunuhan Amr berjalan lancar. Maka masuklah Amr pada pemimpin tersebut, tidak ada keraguan sedikitpun padanya, maka selesailah pertemuan itu.

Ketika Amr dalam perjalanannya hendak keluar dari benteng, ia sekilas melihat ada gerakan-gerakan yang mencurigakan dari atas benteng, lalu muncullah perasaan waspada. Maka ia segera bergerak dengan kecerdasannya yang telah terkenal, iapun berbalik menuju pemimpin benteng dengan langkah aman dan tenang serta perasaan yakin seolah-olah tidak ada apapun yang akan membuatnya takut selamanya dan tidak ada yang membuatnya ragu.
Masuklah Amr menemui pemimpin benteng seraya berkata padanya,

“aku mendapat sebuah ide yang ingin kuungkapkan padamu. Sesungguhnya aku yang berdiri bersama teman-temanku bersama-sama adalah para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang pertama-tama masuk Islam, tidaklah Amirul Mukminin (pemimpin kaum Mukminin) memutuskan suatu perkara tanpa nasihat mereka dan tidak pula mengutus pasukan dari pasukan-pasukan Islam kecuali menjadikan mereka pemimpinnya. Aku ingin mendatangkan mereka padamu, agar mereka dapat mendengar persis seperti apa yang kudengar dan memahami persis seperti apa yang kupahami”.

Pemimpin Romawi mengira bahwa Amr memberi kesempatan umur padanya! Maka iapun sepakat dengan pendapat Amr, ia membiarkan Amr pergi untuk kembali dengan membawa banyak pemimpin kaum Muslimim, prajurit-prajurit dan pasukan terbaiknya, lalu ia akan membunuh semuanya sebagai ganti daripada membunuh Amr seorang saja. Maka dengan sembunyi-sembunyi, ia memerintahkan pasukannya untuk mengundurkan rencana pembunuhan Amr yang telah ditentukan.

Pemimpin Romawi-pun mengantar Amr dengan hangat dan menyalaminya dengan erat, kemudian ia menunggu kepergiannya dan kedatangannya kembali bersama para pembesar sahabat-sahabatnya. Pada pagi harinya Amr kembali sebagai kepala prajuritnya menuju benteng dengan mengendarai kudanya dan bersamanya prajurit-prajurit pemberani yang langsung menyerang benteng dengan kuat. Maka tertulislah kemenangan mereka atas pasukan Romawi dan sempurnalah pembukaan kota Mesir.

Diterjemahkan oleh Aisyah As-Salafiyah

Dari kitab Al-Arobiyyah Linnasyi’in jilid 5.

You Might Also Like

0 comments

Thank you so much if you're going to comment my post, give advice or criticism. I'm so happy ^_^ But please don't advertising and comment with bad words here. Thanks !

♥ Aisyah