Latest Posts

3 Rahasia Pokok Kecerdasan

By 07.00 , , , ,

Bismillah.


Rahasia kecerdasan sahabat Ali radiallohu'anhu yang bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam menuntut ilmu maupun menghafalkan Al-Quran yang saya resume dari kajian bada subuh ustadz Adi hafidzohullah :

1- Dekati Al-quran , dengan cara berinteraksi dengan Alquran karena Alquran adalah kallamulloh yang bukti keotentikannya tidak dapat diragukan lagi dan dalam alquran juga banyak terdapat semua ilmu dari ilmu agama yang sudah pasti bahkan sains dan mengatur segala proses kita dalam menjalani hidup di dunia. Kemudian coba menghafalkanya karena dalam penelitian orang yang menghafalkan Al-quran kecerdasannya meningkat 3 kali lipat, bukankah banyak dokter ilmuwan Muslim yang sangat cerdas termasuk para ulama yang kuncinya mereka itu dekat kemudian menghafalkan Al-quran seperti imam Asy-Syafi'i, imam Al-Bukhari dan seterusnya. Mereka sangat cerdas dan hafalannya kuat karena mereka sejak kecil sudah hafal al-quran.

2- Pemahaman yang dianugerahkan oleh Allah karena bekal taqwa.
Dalam surat Al-Baqarah ayat 282, mari kita lihat akhir ayatnya :
وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ
Dan bertaqwalah, maka Alloh akan mengajarimu.

Bukankah itu kunci bagi kita setelah kita taqwa Allah akan mengajarkan kita , mencerdaskan kita . Dari sini esensi taqwa yang diucapkan 115 kali dalam Al-quran ada 2 makna yakni :
-Terkait ibadah , dalam surat Al-Baqarah ayat 2 sampai 3 ayat 183 akhir ayatnya selalu ada kata taqwa dan masih banyak lagi.
-Terkait menjaga diri dari maksiat, bahwa dalam kisah imam Syafi'i menanyakan tentang buruknya hafalan beliau, yang buruknya hafalan beliau hanya keliru titik dan koma saja tidak seperti kita, kemudian imam Syafi'i menanyakan kepada iman Waqi gurunya lalu dijawab "jauhilah maksiat", yang harus dilakukan ialah jauhi maksiat bukan mengulang hafalan atau membuka buku, jadi demikianlah bagaimana besarnya pengaruh maksiat dalam buruknya hafalan dalam menuntut ilmu.

3- Nampak catatan atau ditulis, harusnya ilmu ditulis karena layaknya peribahasa ilmu ibarat binatang buruan maka catatlah sebagaimana catatan itu sebagai tali pengikat hewan buruan, sungguh sangat disayangkan bukan kalau kita sudah puluhan mencari ilmu akan tetapi ilmu tidak maksimal didapat karena kurangnya persiapan dalam mencarinya diantaranya ialah mencatat

Semoga bermanfaat
Bekasi, 28 ramadhan 1438 H

Sumber : Broadcast grup alumni
Dengan perubahan.

You Might Also Like

0 comments

Thank you so much if you're going to comment my post, give advice or criticism. I'm so happy ^_^ But please don't advertising and comment with bad words here. Thanks !

♥ Aisyah